Pencarian

Home » » Dua Pesepak Bola Inggris Jadi Tersangka Pengaturan Skor

Dua Pesepak Bola Inggris Jadi Tersangka Pengaturan Skor


BOLA-LAPANGAN.BLOGSPOT.COM LONDON -- Kepolisian Inggris menetapkan dua tersangka baru terkait dugaan pengaturan skor berskala internasional yang melibatkan kompetisi sepak bola di daratan Inggris.


Dua tersangka baru itu bahkan berstatus sebagai pemain di salah satu klub kontestan kompetisi semi profesional Inggris.


Michael Boateng dan Hakeem Adelakun, dua pemain asal klub Whitehawk FC yang berlaga di kompetisi tingkat keenam sepak bola Inggris itu, dituntut dengan dugaan terlibat konspirai untuk melakukan penipuan dan menyiasati aturan hukum yang berlaku.


Boateng dan Adelakun, yang baru berusia 22 tahun itu, rencananya akan diajukan ke Pengadilan Birmingham, Rabu pekan depan.


Penetapan Boaten dan Adelakun sebagia tersangka ini menambah jumlah tersangka yang telah ditetapkan oleh Agensi Kejahatan Nasional Inggris (NCA), bagian dari kepolisian Inggris yang mengurusi kejahatan berskala nasional.


''Mereka menjadi tersangka ketiga dan keempat, terkait dengan investigasi yang tengah dilakukan NCA soal adanya dugaan pengaturan skor oleh sindikat judi internasional di sepak bola Inggris,'' tulis pernyataan resmi Kepolisian Inggris, seperti dikutip Reuters, Jumat (6/12).


Sebelumnya, NCA telah menetapkan Chann Sankaran, warga negara Singapura, dan Krishna Sanjey Ganeshan, warga negara Inggris, sebagai tersangka atas dugaan terlibat pengaturan skor dan melakukan penipuan. Chann dan Krishna juga ditengarai sebagai bagian dari sindikat judi internasional, yang berpusat di Singapura.


Dugaan pengaturan skor ini bermula dari laporan investigasi yang dilakukan salah satu media terkemuka asal Inggris, Daily Telegraph, sepanjang beberapa pekan terakhir. Pengaturan skor yang dilakukan oleh sindikat judi internasional ini bahkan dikabarkan telah menyentuh kompetisi sepak bola Inggris, terutama di kompetisi level-level rendah.


Pada awal tahun lalu, kepolisian Eropa sempat mengungkapkan adanya dugaan pengaturan skor yang melibatkan sindikat judi internasional.


Dalam laporan itu, sekitar 680 pertandingan yang digelar di ajang Liga Champions, kualifikasi Piala Dunia 2014, dan sejumlah kompetisi Eropa diduga telah diatur oleh sindikat judi internasional.


0 comments:

Post a Comment