Pencarian

Home » » Liga junior Sosialisasikan Sepak Bola di Tingkat SD

Liga junior Sosialisasikan Sepak Bola di Tingkat SD



SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR


Ilustrasi sepakbola junior


TRIBUNNEWS.COM - Tim pengurus Liga Junior Indonesia menggelar klinik pelatihan sepak bola gratis kepada siswa sekolah dasar (SD) di Lapangan KONI, Depok, Minggu (27/10/2013).


Sekretaris Umum Liga Junior Wasidin Satria menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan cara bermain sepak bola yang baik dan benar kepada siswa SD yang belum tersentuh sekolah sepak bola (SSB).


'Hanya sebagai ajang sosialisasi teknik dasar sepak bola tanpa dipungut biaya apa pun. Harapannya, mengangkat gairah menekuni sepak bola sekaligus memberikan wadah pelatihan nantinya,' kata Wasidin kepada Berita Kota Super Ball.


Klinik pelatihan ke siswa-siswa SD ini nantinya akan dilanjutkan ke wilayah Jabodetabek, bahkan diharapkan hingga ke skala nasional.


'Kami juga akan bekerja sama dengan pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri karena dia berangkat dari pembinaan sepak bola grassroots,' ujar Wahidin.


Rangkaian materi pelatihan diikuti 120 peserta asal SDN Bojongsari, Parung. Tidak sedikit pula peserta wanita yang antusias mencermati penjabaran materi yang dilakukan tim pelatih dari Liga Junior.


Salah satu pelatih Wahyu Gilardi (33) mengatakan, materi klinik pelatihan hanya bersifat sosialisasi. Sebab, sebagian besar peserta belum memahami teknik dasar sepak bola dengan benar.


'Awalnya, mereka harus memahami dulu bahwa bermain sepak bola itu menyenangkan tapi juga tidak boleh sembarangan. Harus menguasai teknik dasar yang baik dan benar karena kebanyakan mereka bergabung di SSB. Tugas kami adalah memperkenalkan agar mereka tertarik untuk terjun lebih dalam lagi di bidang sepak bola,' ungkap Gilardi.


Pelatih asal SSB Jalak Putra Parung itu memperagakan teknik dasar menggiring, mengumpan, dan mengontrol bola. Para peserta juga dihibur dengan games singkat yang dikonsepkan panitia. 'Ada beberapa peserta yang cukup berbakat. Nantinya kita anjurkan supaya masuk SSB agar bakatnya tersalurkan. Kalau dibina dengan baik, bukan tidak mungkin muncul talenta cemerlang seperti pemain Timnas U-19,' harap Gilardi.


Salah satu peserta klinik pelatihan Bayu (11) mengaku, senang dengan program itu. Ia berharap bisa melanjutkan pelatihan sepak bola di SSB kelak.


'Ingin menjadi Evan Dimas dan membuat Indonesia juara,' ujar Bayu dengan wajah polosnya.


Selengkapnya baca edisi cetak Berita Kota Super Ball, Rabu (30/10/2013)


0 comments:

Post a Comment